Panggung Musik Kembali Dibuka... Apa Saja yang Harus Disiapkan?


Masih riuh dengan kabar varian baru 0m1cr0n menjelang akhir bulan Februari 2022 ini, promosi mengenai event-event yang terkait dengan konser musik mulai digaungkan kembali. Beberapa yang sempat saya catat dan sudah terkonfirmasi resmi oleh pihak penyelenggara dan para artis adalah: tur konser Indra Lesmana di 4 kota (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Bali), event konser Mandalika Tropical Fest di Alun-Alun Mandalika, 19-20 Maret 2022. Kemudian event Joyland Festival di Nusa Dua, Bali pada tanggal 25-27 Maret 2022. 

Beberapa hal yang sangat menarik bagi saya adalah, bagaimana nantinya mekanisme pengelolaan event-event yang berlangsung 'masih' di masa pandemi ini. Kalau melihat beberapa bulan ke belakang, ada beberapa event konser yang dibatalkan ataupun dijadwal ulang (dengan tanggal yang belum pasti). Pembatalan dan penundaan yang diumumkan langsung oleh pihak artis musisi/manajemen, ataupun oleh pihak promotor hingga pemilik venue.

Sementara ada event konser musik di Kabupaten Subang, Jawa Barat beberapa waktu lalu, yang dinilai menimbulkan kerumunan abai protokol kesehatan, nampaknya semua aman-aman saja (?). Pihak Satgas Covid-19 sudah melakukan tes PCR kepada sedikitnya 30 orang dari panitia dan warga sekitar, hasilnya panitia konser negatif. Ada himbauan juru bicara Satgas Covid-19 kepada warga atau penonton konser musik di lokasi tersebut untuk menjalani tes PCR.

Bagaimana sebaiknya aturan-aturan terkait protokol kesehatan konser musik di masa pandemi ini efektif dijalankan? (silahkan tulis komentar di bawah)...

  • apakah penonton konser wajib memiliki vaksin lengkap + booster?
  • apakah penonton konser harus memakai masker selama acara berlangsung?
  • apakah penonton wajib menjaga jarak dan dilarang berteriak-teriak selama konser?
  • artis, crew berikut manajemen apakah juga harus sudah di-booster?
  • dan masih banyak gagasan ataupun pertanyaan yang masih 'menggantung'...

Sementara pintu-pintu konser di benua Eropa dan Amerika juga sudah mulai dibuka. Beberapa artis manca mulai mengumumkan jadwal tur keliling dunianya, bahkan ada juga promotor dan penyelenggara event konser musik yang nyata-nyata membebaskan para penonton dari masker ataupun ketentuan tidak harus vaksin, seperti yang dilakukan oleh promotor konser Coachella, California.

Melihat pengalaman konser Metallica dan band TOOL di beberapa kota sebelum akhir tahun 2021 lalu, untuk mengantisipasi penyebaran virus, mereka menyiapkan di area venue anjing-anjing K9 yang terlatih untuk 'mengenali' adanya virus ataupun bakteri. Pihak manajemen Metallica, Q Prime, bekerjasama dengan Bio-Detection K9 yang berpusat di Ohio untuk menyediakan layanan ini, semuanya demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Overall, kembalinya panggung-panggung konser musik ini tentu menjadi kabar yang sangat baik bagi para musisi, manajemen, crew, promotor, vendor, label, agensi, dan seluruh ekosistem musik khususnya. Kita bisa kembali berkarya meski dengan kondisi yang sangat jauh berbeda dengan kondisi terakhir di awal tahun 2020 lalu. 

Ke depan kita pun harus bersiasat dan berpikir lebih kreatif, bagaimana para 'pejuang musik' ini nantinya bisa terus berkarya meski dalam situasi pandemi sekalipun (lagi?). Yang paling penting adalah salam sehat dan salam bahagia selalu untuk kita semuanya. 😊


Foto: Wonderful Image

Komentar


  1. Ulasan yang mantap mas... Masih menunggu regulasi pasti dari pemerintah untuk penyelenggaraan event dimasa pandemi yang ternyata belum berakhir juga...

    BalasHapus

Posting Komentar

Artikel Populer