Internet Satelit dan Masa Depan Bisnis Musik


Mungkin ada yang mengikuti sepak terjang Starlink, layanan internet satelit yang dimiliki oleh SpaceX, alias digawangi oleh founder-nya yang fenomenal yaitu Elon Musk?

Pada tanggal 16 Juli 2020 tahun lalu saya pernah mendaftar melalui website Starlink sebagai calon pelanggan, dan mendapatkan notifikasi sebagai berikut: 

"Starlink is designed to deliver high speed broadband internet to locations where access has been unreliable, expensive, or completely unavailable. Private beta testing is expected to begin later this summer, followed by public beta testing, starting with higher latitudes.

If you provided us with your address, you will be notified via email if beta testing opportunities become available in your area. In the meantime, we will continue to share with you updates about general service availability and upcoming Starlink launches."

Kemudian pada tanggal 26 Februari 2021 lalu saya mendapatkan email untuk dimintai pembayaran down payment sebagai syarat untuk reservasi layanan, yang menurut infonya di wilayah tempat saya tinggal layanan internet Starlink ini akan tersedia di tahun 2022 (awal).

Di email tersebut disebutkan "Starlink users currently see data speeds vary from 50Mb/s to 150Mb/s and latency from 20ms to 40ms in most locations. As we launch more satellites, install more ground stations and improve our networking software, data speed, latency and uptime will improve dramatically."

Dan hingga bulan September 2021 ini bisa dihitung berapa jumlah satelit Starlink yang sudah berada di luar angkasa sana. Sudah puluhan dan tentunya akan terus bertambah.

Pengaruhnya bagi musik dan industrinya? Tentu layanan 5G juga bakal segera menjadi massal, menyusul kemajuan pendahulunya 4G. Sementara produk internet satelit ini merupakan hal baru yang menurut saya bakal juga membentuk ekosistem terkini, termasuk ekosistem musik global (paska pandemi).

Bisnis musik global yang tidak tampak mengendur selama pandemi ini, termasuk maraknya konser online hingga penampilan virtual artis-artis internasional, audio-streaming, konser hibrid, NFTs, metaverse, industri gaming, immersive reality, dll., bakal cepat beradaptasi dengan produk milik Elon Musk ini. 

Butuh 'cepet' dan tidak sabar? Saya juga...


Foto: Unsplash

Komentar

Artikel Populer