Menyambut Southpulse, Format Terbaru dari Turks & Caicos

Menyambut Southpulse, Format Terbaru dari Turks & Caicos

Turks & Caicos, trio pop asal Bandung ini kini akhirnya memutuskan untuk merubah formatnya di tahun ketiga perjalanan diskografi mereka. Dari format trio, kini akhirnya tinggal menyisakan Nadhif Ardana dan Wilaga ‘Ega’ Kusuma menjadi format duo, dan juga menanggalkan identitas Turks & Caicos menjadi Southpulse.

Nama adalah doa, begitu pula dengan judul sebuah lagu. Masih ingat dengan “Bad Situation”, nomor andalan dari Turks & Caicos di mini album yang berjudul sama? Nah, kali ini, duo Nadhif dan Ega bisa dibilang bahwa situasi mereka sedang bad (buruk), hingga akhirnya terpaksa merubah formula awal Turks menjadi yang saat ini sedang mereka garap, Southpulse.

Memang, seberapa buruk sih kondisi mereka saat ini? Bisa dibilang, faktor kelulusan studi mereka yang memaksa mereka untuk kembali ke kampung halaman dan berpisah domisili, mulai masuk ke fase pekerja kantoran, mundurnya sang gitaris (Alvin Alif), hingga situasi pandemi yang tak kunjung muncul ujungnya, menjadi beberapa faktor yang akhirnya membentuk Southpulse.

Sebagai penanda format terbaru mereka, hari ini 4 Juni, Southpulse telah melepas “Bigger Fish”, sebuah single debut. “Soal ’Bigger Fish’, itu cerita tentang bagaimana lo menghadapi fase hidup yang baru, di kota yang berbeda ketika lo mau nyari duit, lo mau mengejar mimpi-mimpi lo di tempat yang baru, di fase kehidupan yang baru, tapi di situ lo butuh support system kan. Tapi, lo nggak mendapatkan itu. Dan lo tetap harus menjalani kehidupan itu dengan semua halangan. Lo mau cabut tapi nggak bisa, kayak itu di reff-nya gue tulis, “I’m trying to get out, but I can’t”,” tutur Nadhif.

Satu yang menarik, bagaimana sebenarnya “Bigger Fish” ini sudah diciptakan jauh sebelum pandemi datang, yakni ketika Nadhif selesai dengan studinya di akhir bulan 2019 lalu, hingga akhirnya matang digarap di bulan Maret 2021.

“Jadi, awalnya Bigger Fish itu sebelumnya gue dapat dari beat-nya dulu, terus ke synth-nya, itu nganggur tuh berbulan-bulan. Dan kebetulan, itu gue baru pindah ke Jakarta dari Bandung (November 2019).”

Dari proses mixing, Southpulse turut dibantu oleh Ardy Pangihutan (Horse Planet Police Department, Steppenkitten) dalam penggarapannya. Sementara untuk proses mastering, dibantu oleh Marc Felish di US.

Di bawah payung label rekaman asal Bogor, Otherling Records, “Bigger Fish”, single debut dari Southpulse telah hadir di berbagai layanan streaming musik digital mulai tanggal 4 Juni 2021. 

Menyambut Southpulse, Format Terbaru dari Turks & Caicos
Southpulse Logo


Apple Music

Spotify

Deezer

JOOX

YouTube Music

Resso

Komentar

Postingan Populer