Cara Memaksimalkan Clubhouse untuk Musisi

Cara Memaksimalkan Clubhouse untuk Musisi


Sudah bergabung dengan platform media sosial Clubhouse? Saat ini memang sementara hanya tersedia khusus untuk pengguna iPhone dengan minimum versi OS 13.0.0 sekian. Akan sangat menarik bagi musisi dan pegiat musik, jika mampu memanfaatkan platform Clubhouse ini secara maksimal, secara Clubhouse adalah merupakan aplikasi berbasis live-audio

Sebagai contoh aplikasi ini bisa digunakan untuk menjaring penggemar atau audiens baru, hingga membangun komunikasi langsung dengan fan dimanapun, ataupun membangun komunitas dan jejaring musik yang solid. Bagi musisi kondang atau band-band populer Indonesia yang selama pandemi Covid-19 ini tidak pernah terdengar kabar beritanya, manfaatkan media Clubhouse ini dengan membuat satu permanen room untuk terus berkomunikasi atau engage dengan fan-fan dimanapun berada (supaya band-nya tidak 'tenggelam'). Jika saja nanti sudah tersedia Clubhouse versi Android, aplikasi ini pastinya bakal lebih banjir pengguna. Kabarnya untuk versi Android baru akan dirilis di akhir tahun 2021 ini. 

Bagi musisi-musisi yang telah membuka room khusus di Clubhouse, ada beberapa ide sederhana yang bisa dilakukan, antara lain: 

  • membuka ruang diskusi atau ngobrol santai dengan fan
  • menampilkan live streaming saat latihan di studio ataupun saat rekaman
  • membuat event kompetisi atau lomba lagu untuk umum
  • melakukan jejaring atau networking antar musisi
  • membagikan konten kabar band/berita secara real time

Melihat data dari App Anie, memasuki pertengahan Maret 2021 menginjak 6 bulan setelah aplikasi ini dirilis, Clubhouse sudah diunduh sebanyak hampir 13 juta kali di seluruh dunia. Dengan sepertiganya terbanyak merupakan pengguna yang berada di Amerika Serikat. Sementara jika menengok data jumlah pengguna di negara tetangga, Malaysia, terdapat sekitar 567.000 pengguna. Angka yang cukup josss, karena saat ini aplikasi Clubhouse hanya tersedia khusus untuk pengguna iPhone saja. Sayangnya data trafik pengguna Clubhouse di Indonesia belum bisa terbaca secara detail. Mungkin saja jumlah pengguna yang ada di Indonesia hingga akhir Maret ini bisa lebih dari 800.000 - 900.000, atau bahkan sudah tembus lebih dari 1 juta.

Bagi pegiat musik dan pelaku industri, dengan aplikasi ini bisa menggunakannya untuk keperluan-keperluan pemasaran musik (marketing) dengan jangkauan lebih luas. Beberapa ruang atau kanal yang saya ikuti di Clubhouse ini memanfaatkannya sebagai ajang mempromosikan lagu baru dengan melibatkan komunitas lintas negara di Asia seperti Singapura, Thailand, Indonesia, hingga Jepang, diikuti juga dengan diskusi-diskusi obrolan soal musik. Bahkan ada juga satu ruang Clubhouse yang menjadwalkan untuk berkaraoke bersama setiap minggunya 😅. Terdapat peluang juga dengan aplikasi ini kita bisa menemukan dan membidik talenta-talenta atau bakat musik baru dari berbagai penjuru kota. Kolaborasi mungkin merupakan 'kata kunci' bagi musisi-musisi di era pandemi ini! 

Dukungan voice chat di aplikasi Clubhouse ini sangat memungkinkan untuk berkomunikasi secara bersama dan multi arah, sesuatu yang awalnya tidak dimiliki oleh platform media sosial manapun. Meskipun pada akhirnya ide ini diikuti juga oleh aplikasi-aplikasi global lainnya seperti Telegram, Facebook, Twitter, dll., membuat konsep yang kurang lebih hampir sama dengan Clubhouse. Oiya, beberapa belas tahun lalu mungkin kita masih ingat soal konsep VoIP (Voice over Internet Protokol).

Cara Memaksimalkan Clubhouse untuk Musisi




Ada yang masih memerlukan invitation untuk bergabung di Clubhouse? Saya masih memiliki belasan jatah undangan yang gratis tanpa harus beli, silahkan kontak saya melalui Telegram atau DM.


Foto: Unsplash

Komentar

Postingan Populer